Diego Milito menjadi striker terbaik yang pernah ada di klub Intermilan. Gelar
trible winner yang diraihnya seakan membuktikan bahwa dialah striker terbaik mengalahkan striker-striker Intermilan yang lalu sebut saja Zlatan Ibrahimovic, Christian Vieri, Ronaldo de Lima, Diego Bagio, Ivan Zamorano, dan lainnya. Meski tidak setinggi Zlatan Ibrahimovic namun Diego sering kali mencetak gol lewat sundulan kepalanya, meski tak selihai Ronaldo dalam menggiring bola namun Diego selalu bisa melewati satu-dua pemain lawan kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang yang kebanyakan menjadi Gol untuk Intermilan.
Keputusan
merekrut Milito adalah hal yang sangat tepat sekali yang dilakukan oleh Jose Mourinho sepeninggal kepergian dari Zlatan Ibrahimovic. Yaps Zlatan meninggalkan Intermilan pada musim kedua di era kepelatiahn Jose Mourinho untuk kemudian bergabung dengan Barcelona. Kekosongan dilini depan Intermilan kemudian diisi oleh Diego Milito yang debeli dari Klub Italia lainya yaitu Genoa dengan bandrol yang tidak begitu besar.
Kombinasinya dengan Samuel Eto'o dan Wesley Sniedjer membuat lini serang Intermilan begitu menakutkan. Kebanyakan serangan balik yang dimulai dari Sniedjer diselesaikan dengan sangat baik sekali oleh Diego Milito menjadi gol demi gol bagi Intermilan yang akhirnya meraih Juara diberbagai kompetisi, baik dikompetisi lokal Liga Italia, Piala Super Italia. Maupun di Liga Champions.
 |
| Diego Milito Best Striker Internazionalemilan Forever |
Kemampunan Diego Milito sebagai seorang striker sebenarnya tidak terlalu istimewa, namun yang menjadikan dia lebih dari straiker lainya adalah bagaimana dia bisa dengan
sangat efisien memaksimalkan peluang yang ada untuk mencetak gol. Masih segar ingatan kita bagaimana gol Diego Milito ke gawang Munchen pada final liga Champions tahun 2010 dimana dia dengan berlari lolos dari jebakan offside kemudian menendang bola ke sudut kanan gawang Munchen dan gool bagi Intermilan.
Meskipun tidak lama, namun
Diego Milito menjadi tokoh sentral atas terciptanya gol demi gol bagi Intermilan untuk meraih Gelar Trible Winners dibawah komando pelatih terbaiknya yakni Jose Mourinho.
No comments:
Post a Comment