Thursday, July 27, 2017

Intermilan Juara Liga Italia Serie A Musim 2009/2010

Champions Leage Off Italian Serie A 2010
Intermilan Best Tim
Intermilan Juara Liga Italia Serie A
Intermilan Juara Liga Italia Seire A
Intermilan Juara Liga Italia Serie A
Intermilan Juara Liga Italia Serie A

Intermilan Juara Liga Italia Serie A

Marco Materazzi Celebration
Celebration Tim
Intermilan Juara Liga Italia
Intermilan Juara Liga Italia Seria A 2010



Intermilan Juara Copa Italia Tahun 2010

Juara Piala Copa Italia
Intermilan Juara Copa Italia

Winner Copa Italia Cup
Winner Intermilan Copa Italia 2010

Intermilan Champions Copa Italia 2010
Javier Zaneti Celebration Cup
Javier Zaneti Celebration Cup
Player team Copa Italia Championsip

Luis Figo Celebration Championship


Bek Terlupakan Intermilan Marco Materazzi

Bek Terlupakan Intermilan Marco Materazzi. Marco Materazzi mempunyai fisik yang tinggi kemampuan dalam duel udaranya sangat baik. banyak gol yang dia ciptakan bagi Intermilan lewat sundulan kepalanya. Sebagai pemain belakang dia sangat sulit untuk dilewati oleh lawan apabila berhadapan satu lawan satu. Satu lagi kemampuan dari Marco Materazzi yang spesial adalah skil nya dalam melakukan tendangan bola mati. Baik itu tendangan bebas maupun tendangan pinalti.

Kelemahan Marco Materazzi adalah terlalu emosional. Karena sifatnya tersebut sering kali dia mendapatkan kartu kuning bahkan kartu merah karena melakukan pelanggaran kepada pemain lawan, dia juga suka melakukan profokasi kepada pemain lawan untuk membuat emosi dan membuat pemain tersebut dijatuhi hukuman oleh wasit.

Marco Materazzi

Marco Materazzi

Marco Materazzi

Marco Materazzi

Mario Baloteli Striker Antagonis Intermilan

Mario Baloteli Striker Antagonis Intermilan. Awal kali pemain ini diturunkan oleh pelatih Roberto Mancini terlihat begitu berbakat dan istimewa. Caranya bermain mengingatkan pada pemain-pemain hebat yang dimiliki oleh Intermilan pada era sebelumnya. Pada era kepelatihan Jose Mourinho Super Mario begitu dia dipanggil jarang dimainkan sebagai pemain utama, namun kemampuanya dalam mencetak gol masih sangat baik. Baloteli banyak turun sebagai super sub banyak gol diciptakanya apabila dia bermain sebagai pemain pengganti.

Sikap nya yang sangat arogan dan negatif sangat mempengaruhi penampilanya didalam lapangan pertandingan. Jose Mourinho kala itu berhasil menekan dengan sangat baik sikapnya sehingga Baloteli bisa tampil maksimal dan membantu Intermilan memenangkan trible winnters. Mario Baloteli ikut menyumbangkan gol bagi Intermilan pada pertandingan Liga Champions dan membantu Intermilan lolos pada penyisian group.

Keunggulan Mario Baloteli adalah kemampuanya dalam mengeksekusi tendangan bebas dan tendangan pinalti. Hampir semua tendangan pinalti yang dia ambil berhasil menjadi gol bagi timnya dan tendangan bebas kaki kanan dan kaki kirinya begitu akurat masuk ke gawang lawan.

Super Mario Balotelli Special For Internazionale Milan

Goran Pandev Solusi Lini Depan Intermilan

Goran Pandev Solusi Lini Depan Intermilan, saat penyerang utama inter kehabisan tenaga atau sudah tidak bisa bergerak karena dimarking ketat oleh pemain belakang lawan. Goran Pandev sering diturunkan oleh Jose Mourinho untuk memecah kebuntuhan lini depanya.

Goran Pandev
Kelebihan dari Goran Pandev adalah kemampuan dribling nya yang bisa membuat lawan terlewati. Satu dua bahkan tiga bek lawan biasanya akan menghentikan pergerakanya, dan kemudian Pandev mengoperkan bola kepada pemain Intermilan yang sudah tidak terkawal untuk melakukan tembakan kegawang lawan.

Goran Pandev jarang membuat gol bagi Intermilan, tetapi asist nya kepada penyerang Intermilan sangat banyak dan pergerakanya membantu rekan-rekanya dalam membuat peluang berbahaya bahkan mencetak gol kegawang lawan.

Tiago Mota Jangkar Lini Tengah Intermilan

Tiago Mota Jangkar Lini Tengah Intermilan menjadi andalan oleh pelatih Jose Mourinho terutama apabila menginginkan permainan defensif(bertahan) hingga ultra defensif(sangat bertahan). Posturnya yang tinggi dengan stamina yang kuat menjadikan modal bagi Tiago Motta untuk menggalang lini tengah yang kuat bagi Intermilan. Tugas utamanya adalah memutuskan alur serangan lawan yang akan masuk ke lini pertahanan Intermilan. Kemampuan membaca alur permainan juga menjadi nilai lebih bagi Tiago Motta, kerap kali pemain lawan yang akan melakukan gerakan menusuk dengan gerakan tanpa bola dihentikan olehnya dengan marking dan takling yang bersih.

Strategi parkir bis(pertahanan ultra defensif) yang dipakai Jose Mourinho pada pertandingan semifinal Liga Champions melawan Barcelona berhasil dengan efektif karena peran dari pemain ini.
Dengan mematikan pergerakan dari pemain tengah lawan motta seakan berhasil memotong tiap serangan yang dilakukan Barcelona.

Pemain yang satu ini juga kerap kali mencetak gol lewat sundulan kepala dan tendangan yang kebanyakan dari bola-bola mati. Dari tendangan penjuru maupun tendangan bebas yang dekan dengan gawang lawan.

Tiago Motta menjaga kuatnya lini tengah ke belakang Intermilan

Wesley Sneidjer Sang Jendral Lini Tengan Terbaik Intermilan

Wesley Sneidjer menjadi pemain paling sentral yang ada pada lini tengah Intermilan. Jose Mourinho sempat mengeluarkan pernyataan terkait pemain ini bahwa Dia merasa heran kenapa Real Madrid menjual pemain sebagus Sneidjer. Pemain tengah yang sangat-sangat istimewa bagi Intermilan di era Jose Mourinho, sebagai pengatur permainan tim dan juga sangat sering bermain di berbagai pertandingan apalagi pertandingan-pertandingan final. Umpanya yang sangat-sangat akurat, dribling bola juga sangat efektif dengan kemampuan berlari yang cepat mengalahkan pemain bertahan lawan, akurasi tendangan yang sangat bagus ke gawang lawan.

Hadirnya pemain ini membuat permainan Intermilan sangat menakutkan, sekali serang saja biasanya akan langsung tercetak gol. Masih segar rasanya jika kita mengingat bagaimana Snieidjer memberikan asist kepada penyerang Intermilan Diego Milito untuk mencetak gol kemenagan ke gawang Bayern Munchecn untuk kemudian meraih gelar Liga Champions. Juga bagaimana asist nya ke gawang untuk Diego Milito untuk mencetak gol ke gawang Barcelona pada semifinal Liga Champions. Gelar juara akhirnya berdatangn untuk Intermilan pada saat pemain ini bergabung.

Wesley Sniedjer
Snieidjer kerap kali juga mencetak gol dari tendangan bebas, tendanganya yang begitu akurat disertai dengan arah bola yang sangat tepat ke pojok dari gawang lawan menyebabkan penjaga gawang tidak mampu untuk menahan tendangan bebas yang dilakukan olehnya. Sering kali juga Snieidjer melakukan tendangan penjuru yang sangat akurat pada rekan-rekanya sehingga memudahkan rekanya untuk mencetak gol melalui sundulan kepala.

Kemampuanya yang tidak kalah penting adalah sangat bisa untuk mengatur tempo pertandingan. Intermilan menjadi tim yang sangat sulit untuk kemasukan gol dan sangat cepat untuk mencetak gol. Hal tersebut tidak lain karena faktor Snieidjer yang mengendalikan permainan lini tengah Intermilan.

Striker Brilian Diego Milito Best Striker Intermilan

Diego Milito menjadi striker terbaik yang pernah ada di klub Intermilan. Gelar trible winner yang diraihnya seakan membuktikan bahwa dialah striker terbaik mengalahkan striker-striker Intermilan yang lalu sebut saja Zlatan Ibrahimovic, Christian Vieri, Ronaldo de Lima, Diego Bagio, Ivan Zamorano, dan lainnya. Meski tidak setinggi Zlatan Ibrahimovic namun Diego sering kali mencetak gol lewat sundulan kepalanya, meski tak selihai Ronaldo dalam menggiring bola namun Diego selalu bisa melewati satu-dua pemain lawan kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang yang kebanyakan menjadi Gol untuk Intermilan.

Keputusan merekrut Milito adalah hal yang sangat tepat sekali yang dilakukan oleh Jose Mourinho sepeninggal kepergian dari Zlatan Ibrahimovic. Yaps Zlatan meninggalkan Intermilan pada musim kedua di era kepelatiahn Jose Mourinho untuk kemudian bergabung dengan Barcelona. Kekosongan dilini depan Intermilan kemudian diisi oleh Diego Milito yang debeli dari Klub Italia lainya yaitu Genoa dengan bandrol yang tidak begitu besar.

Kombinasinya dengan Samuel Eto'o dan Wesley Sniedjer membuat lini serang Intermilan begitu menakutkan. Kebanyakan serangan balik yang dimulai dari Sniedjer diselesaikan dengan sangat baik sekali oleh Diego Milito menjadi gol demi gol bagi Intermilan yang akhirnya meraih Juara diberbagai kompetisi, baik dikompetisi lokal Liga Italia, Piala Super Italia. Maupun di Liga Champions.

Diego Milito Best Striker Internazionalemilan Forever
Kemampunan Diego Milito sebagai seorang striker sebenarnya tidak terlalu istimewa, namun yang menjadikan dia lebih dari straiker lainya adalah bagaimana dia bisa dengan sangat efisien memaksimalkan peluang yang ada untuk mencetak gol. Masih segar ingatan kita bagaimana gol Diego Milito ke gawang Munchen pada final liga Champions tahun 2010 dimana dia dengan berlari lolos dari jebakan offside kemudian menendang bola ke sudut kanan gawang Munchen dan gool bagi Intermilan.

Meskipun tidak lama, namun Diego Milito menjadi tokoh sentral atas terciptanya gol demi gol bagi Intermilan untuk meraih Gelar Trible Winners dibawah komando pelatih terbaiknya yakni Jose Mourinho.



Samuel Eto'o Membawa Perubahan Dalam Penyerangan Intermilan

Samuel Eto'o salah satu perekrutan paling akurat Jose Mourinho selama melatih Intermilan. Dia datang sebagai bagian dari kesepakatan transfer besar Zlatan Ibrahimovic ke Barcelona. Sebagian besar pengamat bola pada saat itu menganggap sebelah mata kemampuan Samuel Eto'o dalam mencetak gol mengingat usianya yang telah mencapai usia tua sebagai penyerang.

Pernyataan tersebut ternyata terbantahkan dengan penampilan yang sangat prima dari seorang Samuel Eto'o. Kemampuan kerjasama pemain ini dengan pemain lainya ditengarai menjadikan sukses intermilan pada saat itu. Pemain ini juga bisa bermain sebagai pemain sayap yang sewaktu-waktu bisa menusuk ke jantung permainan lawan lewat strategi serangan balik yang sangat cepat dan mencetak gol ke gawang lawan.

Kemampuan kerjasama juga menjadi nilai lebih dari Samuel Eto'o dari pemain depan lain. Dengan kehadiranya pemain-pemain tengah intermilan menjadi lebih mudah untuk mengalirkan bola kedepan. Eto'o sangat sering berlari dari belakang ke depan untuk menyambut umpan terukur dari pemain tengah intermilan seperti Sniejder dan memberikan umpan ke pemain depan lainya untuk mencetak gol.

Samuel Eto'o Best Striker for Internazionalemilan
Gelar Trible Winners menjadikan Eto'o pemain bola yang sukses meraih gelar liga champions dengan 3 klub yang berbeda. Mulai dari Real Madrid, Barcelona hingga Intermilan semunya diantarkan oleh pemain asal Kameron ini menjadi Juara Liga Champions dan Juara di Kompetisi Domestik lainya. FOrza Samuel Eto'o.

Wednesday, July 26, 2017

Musim Emas Jose Mourinho di Intermilan

Periode Emas Jose Mourinho di Intermilan
Musim emas Jose Mourinho di Intermilan bisa dibilang pada musim ke dua. Musim kedua Intermilan. Pada awal musim kedua Intermilan sempat dilanda permasalahan Zlatan Ibrahimovic sebagai penyerang berbahaya yang dimiliki Intermilan memutuskan untuk pindah klub. Zlatan pindah ke Barcelona sedangkan Intermilan mendapatkan Samuel Eto'o sebagai penggantinya. Kehilangan Zlatan membuat Jose Mourinho sedikit dipusingkan untuk komposisi pemain depan di timnya. Hal ini wajar dikarenakan Zalatan adalah pencetak gol sebelumnya di Intermilan, selain itu Juventus sebagai tim kuat Serie A yang lainya yang musim sebelumnya terdegeradagsi ke Serie B sudah kembali untuk merebut mahkota juara yang sempat hilang dan diberikan kepada Klub Intermilan.

Situasi pelik akhirnya bisa berakhir ketika Jose Mourinho mendatangkan striker kelas dunia yang lainya yakni Diego Milito. Dibeli dari tim Italia lainya Genoa, striker asal Argentina ini akhirnya berhasil membalas kepercayaan yang telah diberikan oleh Jose Mourinho dengan penampilanya yang sangat prima sebagai seorang pencetak gol untuk klub Intermilan, akan selalu dikenang dimana Dieogo Milito mencetak gol pada saat pertandingan-pertandingan penting bagi Intermilan, pertandingan final menjadi langganan Dieogo Milito untuk mencetak gol bagi Intermilan.

Penjaga Gawang Terbaik Intermilan Julio Cesar

Julio Cesar menjadi salah satu penjaga gawang yang sulit untuk ditaklukan di liga italia. Semenjak mengawa mistar Intermilan era pelatih Mancini pemain ini selalu mendapatkan jaminan main di tim utama. Cesar sangat tenang, gerakan lincah dan pandari memotong bola-bola diudara.

Julius Cesar Best Kiper

Tembok Pertahanan Intermilan Walter Samuel

Pemain ini menjadi tembok pertahanan utama di tim intermilan yaitu Walter Samuel. Fisiknya yang kuat menjadi modal yang besar dalam menghentikan laju penyerang lawan. Kemampuan takel dan markingnya juga sangat bagus. Lawan sering frustasi ketika berhadapan dengan bek tangguh milik Intermilan ini.

Walter Samuel Center Bek Formasi Parkir Bus ala Mourinho

Maicon Bek Kiri Andalan Jose Mourinho

Maincon menjadi bek kiri andalan jose mourinho di intermilan selama 2 musim melatih di intermilan.
Maicon Sayak Kiri Terbaik Internazionale Milan

Javier Zaneti Pemain Bek Kanan Terbaik Intermilan

Javier Zaneti menjadi seorang legenda dan menjadi bek kanan tak tergatikan di intermilan.
Dikenal sebagai pemain serba bisa karena dapat bermain dibanyak posisi, Zanetti bisa ditempatkan di kedua sisi sayap belakang dan tengah,serta juga dapat sebagai gelandang tengah dan gelandang bertahan, posisi aslinya adalah bek kanan yang akhir ini beralih menjadi gelandang bertahan sejak kedatangan Maicon yang berposisi sama dan lebih memiliki kekuatan dan kecepatan, posisi baru ini tenyata membuat Zanetti lebih efektif saat menjalani perannya dalam pertandingan.

Sang Kapten : Javier Zanetti the Legend

Dejan Stankovic Pemain Paling Bertenaga di Intermilan

Dejan Stankovic adalah pemain yang bisa menyeimbangkan permainan intermilan dari bertahan dan menyerang. Sempat terbuang dari tim utama pada awal kedatangan Jose Mourinho, Stankovic kemudian berlatih lebih keras untuk meningkatkan kemampuanya. Pada saat dia diturunan sebagai stater di pertandingan Inter dia membayar kepercayaan Mou dengan penampilan yang sangat prima. Dia bisa bertahan dengan baik dan menyerang dengan cepat seperti Frank Lampard(pemain chelsea faforit mou saat masih melatih chelsea).

Dejan Stankovic Best Midfilder

Striker Flamboyan Intermilan Richardo Cuarezma

Ricardo Quarezma menjadi pemain yang paling diinginkan Jose Mourinho selama di intermilan.
Pemain berkebangsaan Portugal ini menjadi pemain pertama yang diandalkan Mourinho pada era kepelatihanya. Cepat, Dribling yang bagus dan tendangan akurat menjadi spesialisasinya. Pada musim pertamanya berhasil membawa Intermilan juara Liga Italia Seria A, namun penampilanya menjadi tidak konsisten sehingga pada musim berikutnya jarang mendapatkan tempat di tim utama Intermilan dan memutuskan untuk hengkang dari Intermilan pada musim ketiganya.

Ricardo Cuarezma

Christian Chivu Center Bek Pembaca Serangan Lawan Intermilan

Christian Chivu menjadi bek yang sangat penting bagi intermilan untuk bertahan dari serangan-serangan tim lawan. Jose Mourinho sempat mengeluarkan pernyataan bahwa Chivu adalah bek tercerdas yang pernah bermain untuknya. Chivu bisa membaca alur serangan lawan, pandai membuat perangkap offside dan juga mengatur tempo untuk melakukan serangan. Chivu adalah seorang pemain belakang yang visioner layaknya pemain tengah. Kehadiranya benar-benar menguatkan pertahanan Intermilan.
Christian Chivu Partner Bek dari Walter Samuel

Alessandro Mancini Striker Intermilan Asal Brazil

Alessandro Mancini bergabung dengan intermilan setelah bermain untuk asroma. Pergerakanya yang lincah menjadi senjata utamanya untuk memporak-porandakan pertahanan lawan. Bersama dengan Zlatan Ibrahimovic menjadi tokoh penting di lini serang Intermilan.
Alessandro Mancini Sayap Kanan Intermilan.

Periode Kepelatihan Roberto Mancini di Intermilan

Roberto Mancini mengawali masa kebangkitan intermilan sebagai tim yang ditakuti di Italia. Era kepelatihan Mancini bisa dibilang awal era yang baru bagi Intermilan. Setelah musim-musim sebelumnya yang zero prestasi. Pada era kepelatihan Mancini inilah permainan Intermilan menjadi berangsur-angsur membaik. Prestasinya adalah Intemilan merengkuh Gelar Juara Liga Italia Seria A selama 2 musim bertutur-turut.

Cool Coach this is Roberto Mancini

Zlatan Ibrahomov Striker Pembunuh Intermilan

Zlatan bergabung dengan intermilan setelah timnya juventus degeradagsi ke serie B. Pemain ini adalah pemain fenomenal yang mengangkat prestasi Intermilan. Tidak ada yang meragukan kemampuan Zlatan dalam mencetak gol, semua pemain belakang akan sangat kesulitan menghentikan laju dari Zlatan dalam melakukan serangan. Zlatan adalah striker terbaik yang dipunyai oleh tim intermilan.

Kemampuanya sangat baik untuk duel di udara, kuat dan tangkas, dia bermain baik dengan membelakangi gawang dan menawarkan beberapa finishing memukau, visi, passing dan kontrol bola terbaik di areanya.

Zlatan Ibrahimovic

Sekilas Intermilan FC


Intermilan FC Footbal Club
Intermilan sebagai salah satu klub sepak bola terbaik di Italia. Berbagai gelar telah diraih oleh tim ini mulai dari juara liga italia, copa italia, liga champions, liga eropa. Tim ini mengalami jatuh bangun dalam hal prestasi. Semenjak dipegang oleh Masimo Moratti sekitar tahun 1988 tim ini tidak pernah merasakan manisnya sebagai juara liga, apalagi juara liga champions.

Setiap musim Masimo Moratti selalu membeli pemain-pemain terbaik untuk mengisi posisi tim intermilan mengarungi kompetisi serie A liga italia, sebut saja nama-nama terbaik semacam : Ronaldo Luis Nazario, Christian Vieri, Alvaro Recoba, Vabio Cannavaro, Sergio Concecao semuanya adalah pemain terbaik dizamanya.

Juga hampir tiap musim pemilik intermilan Masimo Moratti berganti pelatih, setiap pelatih yang dianggap gagal berprestasi akan dipecat dan digantikan dengan pelatih baru yang lebih bagus kwalitasnya, sebut saja nama pelatih seperti : Fabio Capello, Marcelo Lippi, Hector Cuper, Roberto Mancini kesemua pelatih tersebut pernah merasakan kursi panas menangani tim besar Italia seperti Intermilan FC.

Awal dari kebangkitan Intermilan sebagi klub terbaik di Italia bahkan mungkin di dunia adalah era Roberto Mancini. Ditangan pelatih ini juga diraihlah gelar pertama scudeto intermilan setelah menguggu selama bertahun-tahun. Namun scudeto pertama kali intermilan diraih karena Juventus terkena kasus Calcio Poli sehingga  Juventus yang pada tahun tersebut meraih scudetto harus rela degeradagsi ke Serie B dan menyerahkan gelar juara seria A ke klub intermilan.

Pada periode tersebut juga Intermilan memperoleh keuntungan dari banyaknya pemain bintang juventus yang memutuskan meninggalkan klub. Sebut saja Zlatan Ibrahimovic yang akhirnya memutuskan meninggalkan juventus untuk bergabung dengan intermilan. Hadirnya Ibra membuat intermilan menjadi tim yang kuat di serie A italia. Gelar juara serie A akhirnya diraih intermilan untuk pertama kalinya dengan cara yang lebih sportif pada tahun ini.

Pada periode tersebut intermilan masih kesulitan untuk bersaing di liga champions. Liga dimana klub-klub terbaik dari berbagai liga dunia bermain memperebutkan juara. Tahun demi tahun intermilan gagal untuk lolos ke kebabak final liga champions, prestasi terbesar pada saat itu adalah intermilan berhasil lolos sampai pada babak semifinal liga champions dibawah asuhan pelatih Hector Cuper, namun intermilan dikalahkan acmilan dan akhirnya acmilan meraih gelar juara liga champions dengan mengalahkan juventus.

Era keemasan intermilan adalah saat Jose Mourinho datang untuk menjadi pelatih menggantikan Roberto Mancini. Saat itu Mancini masih punya kontrak kerja dengan tim hingga beberapa tahun lagi, namun karena berbagai pertimbangan dari management mengenai kuwalitas dari Jose Mourinho (pelatih yang membawa chelsea merajai liga inggris, membawa fcporto juara liga portugal dan liga champions) lebih baik dari Roberto Mancini akhirnya mancini pun diakhiri kontrak kerjanya dan digantikan oleh Jose Mourinho.

Musim terbaik Mourinho adalah musim ke tiga saat dia melatih intermilan. Dengan pemain-pemain terbaik yang direkut, seperti : Manuel Eto'o, Diego Milito, Sniejder, Maicon, dan yang lain-lain. Mourinho membawa tim intermilan menjadi juara liga italia seria A, juara piala super italia, dan utamanya intermilan menjadi juara liga champions.

Setelah era Jose Mourinho tim ini mengalami penurunan drastis dalam hal prestasi. Hingga sekarang intermilan tidak pernah sekalipun bisa menjuarai liga italia seria A, untuk bersaing dengan tim-tim papan atas italia pun intermilan mengalami kesulitan. Kita mulai pembahasan kita di era keemasan intermilan pada saat dilatih oleh pelatih portugal Jose Mourinho.

Jose Mourinho Pelatih Terbaik Intermilan

Jose Mourinho Petatih tersukses di Intermilan
Jose Mourinho menjadi pelatih terbaik di tim intermilan karena telah bisa membawa intermilan meraih semua gelar yang pernah diikuti, yakni : juara liga italia serie a, juara piala super italia, juara liga champions. Jose mulai melatih intermilan setelah dipecat oleh chelsea, pada saat yang sama roberto mancini yang menjadi pelatih intermilan harus rela untuk mengakhiri pekerjaanya sebagai pelatih intermilan lebih cepat.

Periode awal kepelatihan jose mourinho di intermilan langsung ditandai dengan juara liga italia serie A pada tahun 2008-2009. Dengan striker haus gol Zlatan Ibrahimovic intermilan menjadi tim yang sangat sulit untuk dikalahkan oleh tim lain. Pemain rekrutan mourinho pada saat musim pertama adalah : alessandro mancini(striker) dari asroma, christian chivu(center bek) dari monaco, ricardo quarezma(striker) dari sporting lisbon.

Permainan yang dibawa oleh Jose Mourinho pada musim pertama berfokus pada serangan dari sayap dan bertahan dengan presing player. Berdeda dengan pelatih sebelumnya Roberto Mancini yang mengutamakan penguasaan bola dan umpan-umpan terobosan dari lini tengah, tim intermilan pada era mourinho sering melakukan serangan-serangan dari sayap kiri bergantian dengan sayap kanan dengan sekali-sekali melakukan tusukan dari tengah lapangan.

Jose Mourinho sangat mementingkan hasil akhir dari sebuah pertandingan. Permainan tim terkadang berjalan sangat membosankan karena permainan didominasi oleh aliran bolah dari pemain belakang dengan sekali-kali menyerang dengan serangan yang cepat antara masing-masing sayap. Pemain tengah yang paling sering dimainkan mourinho adalah Dejan Stankovic. Stankovic awalnya tidak masuk dalam rencana jose untuk mengarungi kompetisi dimusil 2008-2009 namun karena etos kerja yang tinggi yang ditunjukkan ketika latihan menyebabkan dia diberi kesempatan bermain oleh mourinho dan kesempatan tersebut dibayar lunas oleh Stankovic dengan penampilan terbaik disetiap laga.