 |
| Intermilan FC Footbal Club |
Intermilan sebagai salah satu klub sepak bola terbaik di Italia. Berbagai gelar telah diraih oleh tim ini mulai dari juara liga italia, copa italia, liga champions, liga eropa. Tim ini mengalami jatuh bangun dalam hal prestasi. Semenjak dipegang oleh Masimo Moratti sekitar tahun 1988 tim ini tidak pernah merasakan manisnya sebagai juara liga, apalagi juara liga champions.
Setiap musim
Masimo Moratti selalu membeli pemain-pemain terbaik untuk mengisi posisi tim intermilan mengarungi kompetisi serie A liga italia, sebut saja nama-nama terbaik semacam : Ronaldo Luis Nazario, Christian Vieri, Alvaro Recoba, Vabio Cannavaro, Sergio Concecao semuanya adalah pemain terbaik dizamanya.
Juga hampir tiap musim pemilik
intermilan Masimo Moratti berganti pelatih, setiap pelatih yang dianggap gagal berprestasi akan dipecat dan digantikan dengan pelatih baru yang lebih bagus kwalitasnya, sebut saja nama pelatih seperti : Fabio Capello, Marcelo Lippi, Hector Cuper, Roberto Mancini kesemua pelatih tersebut pernah merasakan kursi panas menangani tim besar Italia seperti Intermilan FC.
Awal dari kebangkitan Intermilan sebagi klub terbaik di Italia bahkan mungkin di dunia adalah era Roberto Mancini. Ditangan pelatih ini juga diraihlah gelar pertama scudeto intermilan setelah menguggu selama bertahun-tahun. Namun scudeto pertama kali intermilan diraih karena Juventus terkena kasus
Calcio Poli sehingga Juventus yang pada tahun tersebut meraih scudetto harus rela degeradagsi ke Serie B dan menyerahkan gelar juara seria A ke klub intermilan.
Pada periode tersebut juga Intermilan memperoleh keuntungan dari banyaknya pemain bintang juventus yang memutuskan meninggalkan klub. Sebut saja
Zlatan Ibrahimovic yang akhirnya memutuskan meninggalkan juventus untuk bergabung dengan intermilan. Hadirnya Ibra membuat intermilan menjadi tim yang kuat di serie A italia. Gelar juara serie A akhirnya diraih intermilan untuk pertama kalinya dengan cara yang lebih sportif pada tahun ini.
Pada periode tersebut
intermilan masih kesulitan untuk bersaing di liga champions. Liga dimana klub-klub terbaik dari berbagai liga dunia bermain memperebutkan juara. Tahun demi tahun intermilan gagal untuk lolos ke kebabak final liga champions, prestasi terbesar pada saat itu adalah intermilan berhasil lolos sampai pada babak semifinal liga champions dibawah asuhan pelatih Hector Cuper, namun intermilan dikalahkan acmilan dan akhirnya acmilan meraih gelar juara liga champions dengan mengalahkan juventus.
Era
keemasan intermilan adalah saat Jose Mourinho datang untuk menjadi pelatih menggantikan Roberto Mancini. Saat itu Mancini masih punya kontrak kerja dengan tim hingga beberapa tahun lagi, namun karena berbagai pertimbangan dari management mengenai kuwalitas dari Jose Mourinho (pelatih yang membawa chelsea merajai liga inggris, membawa fcporto juara liga portugal dan liga champions) lebih baik dari Roberto Mancini akhirnya mancini pun diakhiri kontrak kerjanya dan digantikan oleh Jose Mourinho.
Musim terbaik Mourinho adalah musim ke tiga saat dia melatih intermilan. Dengan pemain-pemain terbaik yang direkut, seperti : Manuel Eto'o, Diego Milito, Sniejder, Maicon, dan yang lain-lain. Mourinho membawa tim intermilan menjadi juara liga italia seria A, juara piala super italia, dan utamanya intermilan menjadi juara liga champions.
Setelah era Jose Mourinho tim ini
mengalami penurunan drastis dalam hal prestasi. Hingga sekarang intermilan tidak pernah sekalipun bisa menjuarai liga italia seria A, untuk bersaing dengan tim-tim papan atas italia pun intermilan mengalami kesulitan. Kita mulai pembahasan kita di era keemasan intermilan pada
saat dilatih oleh pelatih portugal Jose Mourinho.